Untuk memahami apa yang
harus dipelajari dalam TKA (Tes Kompetensi Akademik) bidang biologi SMA
pastikan kalian memahami KERANGKA MATRIKS ASESMEN yang menjadi panduan TKA
bidang biologi.
Kita
akan bedah satu persatu:
ELEMEN 1: Keanekaragaman Hayati
Sub Elemen: Ekosistem (Komponen ekosistem dan
interaksi antar komponen dan pelestarian ekosistem)
Kompetensi: Menganalisis komponen - komponen
ekosistem, interaksi antarkomponen, dan
solusi atas permasalahannya
Batasan
materi: Ekosistem yang ada di Indonesia
Soal
pilihan ganda
Untuk
soal nomor 1 s.d. 3 perhatikan wacana berikut ini!
Indonesia
memiliki berbagai ekosistem khas, seperti hutan hujan tropis di Kalimantan,
hutan mangrove di pesisir pantai, padang rumput di Nusa Tenggara, hingga
terumbu karang di Raja Ampat. Ekosistem
tersebut terdiri atas komponen biotik (tumbuhan, hewan, mikroorganisme) dan
abiotik (air, tanah, cahaya matahari, suhu). Interaksi antar komponen sangat
penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, aktivitas manusia seperti
pembalakan liar, reklamasi pantai, dan penangkapan ikan dengan bom merusak
ekosistem tersebut. Upaya pelestarian diperlukan agar keanekaragaman hayati
tetap terjaga.
1.
(C3 – Aplikasi)
Pada ekosistem
hutan mangrove di Indonesia, organisme berikut yang berperan sebagai produsen
adalah ….
A. Kepiting bakau
B. Burung bangau
C. Pohon mangrove
D. Ular
air
E. Ikan bandeng
2.
(C4 – Analisis)
Jika terumbu
karang di Raja Ampat rusak akibat penangkapan ikan dengan bom, maka dampak
ekologis yang paling mungkin adalah ….
A. Populasi ikan predator meningkat
B. Populasi ikan hias menurun
C. Ketersediaan plankton meningkat
D. Hewan laut besar semakin banyak
E. Suhu laut menurun drastis
3.
(C5 – Evaluasi)
Upaya paling
tepat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem hutan hujan tropis di Kalimantan
adalah ….
A.
Membuka lahan sawit secara besar-besaran
B. Menebang pohon langka untuk dijual
C. Menetapkan kawasan hutan lindung
D. Menggunakan bom untuk berburu hewan
E.
Membiarkan masyarakat mengambil kayu
sesukanya
Untuk soal nomor 4 s.d. 9 perhatikan jarring-jaring
makanan berikut ini!
4.
Soal Level C3
(Aplikasi)
Organisme yang
berperan sebagai konsumen tingkat I pada jaring-jaring makanan di atas adalah
….
A. Elang dan katak
B. Belalang dan ulat
C. Burung pipit dan elang
D. Sawi dan bunga sepatu
E. Katak dan tikus
5.
Soal Level C4
(Analisis)
Jika populasi
burung pipit menurun drastis akibat perburuan, maka kemungkinan dampak yang
terjadi pada ekosistem adalah ….
A. Populasi elang berkurang karena kekurangan makanan
B. Populasi belalang menurun karena dimangsa
terus-menerus
C. Populasi ulat menurun karena tidak ada
predator
D. Populasi bunga sepatu menurun karena tidak
ada yang memakan
E. Populasi katak menurun karena kehilangan
produsen
6.
Soal Level C5
(Evaluasi)
Seorang petani
ingin mengendalikan hama belalang yang merusak tanaman sayur. Berdasarkan
jaring-jaring makanan, langkah yang paling tepat untuk menjaga keseimbangan
ekosistem adalah ….
A. Membasmi
semua belalang dengan insektisida kimia
B. Melindungi katak dan burung pipit sebagai pemangsa belalang
C. Mengurangi populasi sawi agar belalang
berkurang
D. Memburu elang agar tidak mengganggu burung
pipit
E. Melepas tikus dalam jumlah besar untuk
memangsa belalang
7.
(C4 – Analisis)
Jika populasi
tikus meningkat pesat karena tidak ada predator alami, maka dampak paling
mungkin terhadap ekosistem adalah ….
A. Populasi sawi meningkat
B. Populasi katak menurun
C. Populasi elang berkurang
D. Populasi belalang meningkat
E. Populasi bunga sepatu stabil
8.
(C5 – Evaluasi)
Dalam
jaring-jaring makanan tersebut, organisme manakah yang paling rentan terhadap
kepunahan ekosistem jika terjadi perusakan habitat?
A. Elang
B. Belalang
C. Katak
D. Ulat
E. Tikus
9.
(C6 – Kreasi)
Jika Anda diminta
membuat program konservasi untuk menjaga keseimbangan jaring-jaring makanan
tersebut, langkah yang paling tepat adalah ….
A. Membasmi semua hama seperti ulat dan
belalang
B. Melestarikan predator alami seperti katak dan elang
C. Mengurangi
tanaman produsen agar hama tidak banyak
D. Melepaskan lebih banyak tikus ke lahan
pertanian
E. Mengisolasi burung pipit agar tidak
memangsa belalang
Untuk soal nomor 10 s.d. 17 perhatikan wacana berikut
ini!
Sejak 29 Mei 2006, semburan lumpur panas di Porong,
Sidoarjo, Jawa Timur—yang dikenal sebagai Lumpur Lapindo—menjadi salah satu
bencana lingkungan terbesar di Indonesia. Semburan lumpur tersebut
menenggelamkan ribuan rumah, lahan pertanian, sekolah, dan tempat usaha,
sehingga banyak warga harus direlokasi. Hingga kini, sebagian wilayah tersebut
masih tidak bisa dihuni karena tertutup lumpur.
Lumpur Lapindo mengandung berbagai
material seperti silika, mineral tanah liat, dan senyawa kimia lain. Ketika
meluap ke permukaan, lumpur menutup lapisan tanah subur sehingga ekosistem
pertanian tidak dapat lagi digunakan. Air yang tercemar lumpur juga mengakibatkan
menurunnya populasi ikan dan organisme air tawar di sungai sekitar. Hal ini menunjukkan adanya gangguan pada
interaksi antara komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.
Selain kerusakan lingkungan, dampak sosial-ekonomi
juga sangat besar. Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal dan mata
pencaharian. Pemerintah dan berbagai pihak berupaya melakukan mitigasi, seperti
pembuatan tanggul untuk menahan aliran lumpur, relokasi penduduk, dan pemberian
kompensasi. Namun, upaya pelestarian ekosistem di wilayah sekitar juga
diperlukan agar keseimbangan lingkungan dapat dipulihkan.
Soal
Level C3 (Aplikasi)
10.
Ekosistem pertanian di sekitar Lumpur
Lapindo tidak lagi dapat ditanami karena ….
A. Lapisan tanah subur tertutup lumpur
B. Tidak
ada lagi petani yang tinggal
C. Semua
pupuk tersapu banjir
D. Air
sungai meluap
E. Serangan
hama meningkat
11. Jika lumpur mengalir ke sungai, maka
organisme yang pertama kali terdampak adalah ….
A. Tumbuhan darat
B. Hewan ternak
C. Organisme air seperti ikan dan plankton
D. Burung
pemangsa
E. Pohon
besar
Soal
Level C4 (Analisis)
12.
Hilangnya lahan pertanian akibat Lumpur
Lapindo menunjukkan adanya gangguan pada interaksi ….
A. Antara produsen dengan konsumen tingkat I
B. Antara komponen biotik dengan abiotik
C. Antara predator dengan mangsa
D. Antara manusia dengan hewan ternak
E. Antara herbivora dengan karnivora
13. Jika luas lahan yang tertutup lumpur
mencapai 1.500 hektar, maka dampak ekologis yang paling nyata adalah ….
A. Bertambahnya
lahan pertanian baru
B. Hilangnya habitat bagi berbagai organisme
C. Meningkatnya
populasi ikan air tawar
D. Berkurangnya
pencemaran lingkungan
E. Bertambahnya
jumlah produsen
Soal
Level C5 (Evaluasi)
14.
Menurut Anda, langkah mitigasi berikut
yang paling efektif dalam jangka panjang untuk memulihkan ekosistem adalah ….
A. Menambah
jumlah tanggul lumpur tanpa memulihkan tanah
B. Melakukan reklamasi lahan dengan menanam vegetasi baru
C. Menghentikan seluruh aktivitas pertanian di
Sidoarjo
D. Membiarkan lumpur terus menyebar secara
alami
E. Hanya memberi kompensasi tanpa perbaikan
lingkungan
15. Jika pemerintah hanya fokus pada kompensasi
finansial tanpa upaya pelestarian ekosistem, maka dampak jangka panjangnya
adalah ….
A. Lingkungan pulih meski ekonomi terganggu
B. Ekosistem tetap rusak meski warga mendapat uang
C. Populasi ikan kembali normal
D. Habitat burung kembali meningkat
E. Produktivitas
pertanian membaik
Soal
Level C6 (Kreasi)
16. Bayangkan Anda adalah seorang ahli biologi
lingkungan. Solusi terbaik untuk memperbaiki kualitas air sungai yang tercemar
lumpur adalah ….
A. Membiarkan
air mengendap sendiri
B. Menggunakan metode bioremediasi dengan tanaman air
C. Membuang
limbah ke sungai lain
D. Menutup sungai dengan tanggul permanen
E. Mengeringkan seluruh sungai
17. Jika Anda diminta merancang program
pendidikan masyarakat pasca bencana Lumpur Lapindo, fokus utama yang harus
diajarkan agar pelestarian lingkungan berkelanjutan adalah ….
A. Cara menggunakan lumpur untuk industri bata
B. Pentingnya interaksi antara komponen ekosistem
C. Membuka lahan baru dengan menebang hutan
D. Cara mengelola dana kompensasi
E. Membiarkan
ekosistem pulih tanpa campur tangan
Untuk
soal nomor 18 s.d. 25 perhatikan infografis berikut ini!
18. Literasi (C3 – Aplikasi)
Berdasarkan data
infografis, komponen kualitas lingkungan hidup tahun 2024 yang nilainya paling
tinggi adalah ….
A. Air
B. Laut
C. Udara
D. Lahan
E. Ekosistem
19. Numerasi (C3 – Aplikasi)
Jika kualitas
udara tahun 2024 bernilai 90,13; sedangkan kualitas lahan hanya 61,95, maka
selisih keduanya adalah ….
A. 18,28
B. 28,18
C. 29,28
D. 30,18
E. 27,28
20. Literasi (C4 – Analisis)
Kualitas air di hulu, tengah, dan hilir
sungai hanya bernilai 54,78. Dampak ekologis yang mungkin terjadi adalah ….
A. Meningkatnya
polusi udara
B. Berkurangnya ketersediaan air bersih
C. Bertambahnya
hasil panen padi
D. Bertambahnya
vegetasi di lahan gambut
E. Berkurangnya
pencemaran di pesisir
21. Numerasi (C4 – Analisis)
Indeks kualitas
lingkungan hidup meningkat dari 70,27 (2020) menjadi 73,53 (2024). Rata-rata
peningkatan tiap tahun adalah ….
A. 0,81
B. 0,81 per tahun
C. 1,50
per tahun
D. 3,26
per tahun
E. 0,33
per tahun
22. Literasi
(C5 – Evaluasi)
Kenakeragaman
hayati laut yang terjaga mampu menghasilkan produksi perikanan tangkap sebesar
6,71 juta ton pada 2024. Pernyataan yang paling tepat adalah ….
A. Kualitas laut yang baik mendukung keberlanjutan sumber daya ikan
B. Produksi ikan meningkat karena kualitas
udara membaik
C. Perikanan tangkap tidak berhubungan dengan
kualitas lingkungan
D. Produksi ikan hanya ditentukan oleh jumlah
nelayan
E. Ekosistem laut tidak dipengaruhi pencemaran
23. Numerasi (C5 – Evaluasi)
Jika target
indeks kualitas lingkungan hidup tahun 2025 adalah 76,49, maka peningkatan yang
harus dicapai dari tahun 2024 (73,53) adalah ….
A. 1,76
B. 2,16
C. 2,76
D. 3,16
E. 3,76
24. Literasi (C6 – Kreasi)
Untuk menjaga
kualitas udara tetap di atas indeks 90, kebijakan yang paling sesuai adalah ….
A. Meningkatkan jumlah kendaraan bermotor
B. Mengurangi ruang terbuka hijau
C. Menggalakkan penggunaan transportasi umum
D. Menebang pohon di perkotaan
E. Membakar sampah di area terbuka
25. Numerasi (C6 – Kreasi)
Tahun 2024
terdapat 13.167 ruang terbuka hijau penyerap debit air hujan. Jika setiap ruang
terbuka hijau rata-rata mampu menyerap 1.000 m³ air per tahun, maka total air
hujan yang dapat diserap adalah ….
A. 13.167
m³
B. 131.670
m³
C. 1.316.700 m³
D. 13.167.000
m³
E. 131.670.000
m³
URAIAN
1. Jelaskan
definisi dari:
a) Individu
b) Populasi
c) Komunitas
d) Ekosistem
e) Biosfer
2. Jelaskan
istilah berikut ini dan sebutkan minimal 2 contohnya!
a) Simbiosis
mutualisme
b) Simbiosis
komensalisme
c) Simbiosis
parasitisme
d) Predasi
e) Kompetisi
f) Netralisme
g) Antibiosis
3. Jabarkan
15 jenis ekosistem yang ada di muka bumi!
